Jumat, 27 Juni 2014

Tunjukan Kami Jalan Yg Lurus

0

Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al Quran yang agung. (Al Hijr 87)

Surat Al Fatihah terdiri atas tujuh ayat yang selalu kita baca berulang ulang dalam shalat. Tidak syah shalat tanpa membaca Al fatihah. Surat al Fatihah kita baca minimal 17 kali dalam sehari semalam. Surat Al Fatihah merupakan ummul kitab didalamnya penuh dengan hikmah dan kekuatan yang dahsyat jika dibaca dengan sungguh sungguh dan penuh penghayatan.
Surat al Fatihah terdiri atas dua bagian yaitu bagian pertama merupakan hak Allah mulai ayat 1 sampai ayat 5.  Ayat ke lima ini merupakan pertemuan antara hak Allah dengan hak hambaNya. Iyyaka na’budu merupakan hak Allah dan wa iyyaka nastain merupakan hak hambaNya (manusia). Ayat 6 dan 7 merupakan hak hambaNya.

Tafsir dalam konteks sejarah dan dalam konteks ayat dan surat di atas sebenarnya tetap relevan dan signifikan dengan tafsir dalam konteks kekinian, karena Alfatihah merupakan intisari Alquran petunjuk bagi umat manusia untuk sepanjang zaman di mana saja ia berada. Signifikasi hidayah Alfatihah dewasa ini terutama sebagai surat permohonan (sûratud-du’â’) dibagi menjadi dua bagian yang saling berhubungan. Rasulullah saw. bersabda:

"Tidaklah pernah Tuhan menurunkan sebuah kitab seperti Al-Fatihah yang tujuh ayat ini, baik dalam Injil maupun dalam taurat, dan Allah Ta'ala berfirman bahwa surat ini terbagi antara Aku dan hamba-hamba-Ku dan mereka yang berdoa serta mengamalkan isi surat itu pastilah mereka yang berdoa serta mengamalkan isi surat itu pastilah Kuterima dan Kuwujudkan kehendak mereka." (HR. Nasa'i dari Ubay bin Ka'ab r.a.)



0 komentar:

Posting Komentar

 
All Rights Reserved